Skip to main content

Strategi Pembiayaan Pembangunan Melalui Kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor

Tidak dipungkiri bahwa meningkatnya kendaraan bermotor ini merupakan dilema bagi kita semua, tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakatnya. Kendaraan bermotor meningkat cepat karena kebutuhan akan alat transportasi dalam memenuhi kemudahan aksesbilitas tercapai tetapi pertumbuhan kendaraan ini tidak diimbangi dengan pengembangan luas dan panjang jalan, apa akibatnya? kemacetan terjadi dimana-mana, sedangkan pemerintah harus terus memenuhi pelayanan akan sarana prasarana transportasi ini, dana pembangunan yang diambil sebagian dari hasil pajak kendaraan bermotor yang besar apakah ini semua sudah cukup?
Fakta yang terjadi adalah untuk membangun atau memenuhi pelayanan infrastruktur transportasi kalah jauh dengan kecepatan peningkatan kendaraan bermotor, hal ini dikarenakan biaya yang terbatas.
Mangapa hal ini bisa terjadi?
Pemkot terus mengalami pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU). Dengan pengurangan DAU, maka akan sangat membebani APBD yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas umum dan fasilitas sosial di masyarakat. Hal ini dikarenakan pemerintah pusat melihat Kota Surabaya sudah cukup mampu dalam menghidupi kotanya sendiri tanpa harus diberi bantuan. Karena itu, seharusnya pemerintah pusat bersikap adil dalam pembagian Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).
Setiap tahun DAU maupun DAK dari pemerintah pusat selalu berkurang. Tahun 2008, anggaran bisa mencapai Rp732 miliar, dan terus mengalami pengurangan hingga pada 2010 senilai Rp652 miliar. Bagaimana dengan tahun 2011?. Karena beban Surabaya ini mengakibatkan mengapa Kota Surabaya belum dapat melakukan perbaikan transportasi seiring dengan julukannya sebagai kota metropolis.
Apa yang dilakukan pemerintah?
Kebutuhan infrastruktur jalan ini bersifat public goods dan common goods dimana sifatnya setiap orang dapat mengkonsumsi barang tersebut tanpa harus bersaing untuk mendapatkannya, memanfaatkan barang tanpa harus membayar atau tanpa harus ikut menanggung biaya pengadaan. Jalan merupakan barang/jasa yang dimiliki bersama, tidak ada pengecualian terhadap orang lain untuk memanfaatkannya. Oleh sebab itu diperlukan pengaturan penggunaannya dan pemeliharaannya, dengan biaya yang dipakai dari pajak pemakaian jalan tersebut. Maka Pemerintah membuat tindakan cepat  dengan menggunakan strategi sumber pembiayaan konvensional yaitu menaikkan pungutan pajak kendaraan. Bagi pengguna roda empat keatas, pajak kendaraan bermotor dikenakan 1,5% untuk satu kendaran, kendaraan kedua pajak 2%, kendaraan ketiga pajak 2,5%, dan kendaraan keempat dan seterusnya sebesar 3,5%.
Pada awal januari 2011 ini Pemerintah juga menaikkan tarif Bea Balik Nama (BBN) dari 10% menjadi 15%. Kenaikan ini diberlakukan kusus untuk kendaraan roda dua dan empat buatan tahun 2011. Sedangkan untuk kendaraan buatan 2010 kebawah BBN tetap diberlakukan sebesar 10%. Selain itu akan ada pemungutan pajak 0,5% terhadap kendaraan flat merah, TNI dan Polri. Yang selama ini, kendaraan tersebut bebas pajak.
Tidak itu saja pemerintah telah merencanakan penyeimbang kenaikan pajak baru ini, yaitu pemerintah memberikan diskon 50% bagi PKB kendaraan yang berumur 25 tahun ke atas atau buatan tahun 1985. Tak hanya itu saja, tetapi akan diberlakukan pemutihan segala denda pajak hingga 30 Juni 2011 mendatang. BBN kendaraan bekas juga akan di gratiskan.
Apakah rencana ini akan mampu memberikan penyelesaian?
Sesuai dengan salah satu syarat pajak yaitu memperhatikan keadilan dan kemampuan masyarakat. Apakah dengan menaikkan pajak kendaraan dapat mensejahterakan masyarakat?. Sampai saat ini volume kendaraan semakin penuh dan warga telah membayar pajak tepat waktu, tetapi kenyamanan, keamanan, dan kelancaran jalan raya semakin menurun. Itu berarti, pemkot Surabaya belum berani membuat kebijakan progresif untuk mengarahkan pajak kendaraan sebagai strategi pembiayaan pembangunan untuk kenyamanan warga kota dalam berkendara. Pemerintah daerah dituntut untuk lebih cerdik menyikapi segala kondisi dan persoalan yang muncul di daerah. Perkembangan dan kemajuan daerah sangat bergantung kepada kemampuan Pemkot dengan seluruh komponen masyarakat dalam menggali potensi yang dimiliki dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Pendapatan asli daerah dari sektor pajak menjadi kata kunci yang selalu dipergunakan untuk mengukur perkembangan ekonomi. Karena Pemerintah berkewajiban menjalankan amanat untuk menciptakan kemakmuran masyarakat melalui pembangunan ekonomi. Oleh sebab itu Pemkot wajib mensejahterakan warganya dengan mensuplai barang – barang yang menyangkut kepentingan orang banyak, yang digolongkan dalam public goods dan common goods.
Cara lain?
Dengan himpunan pungutan pajak kendaraan bermotor serta tambahan DAU dan DAK maka perlu manajemen keuangan anggaran daerah yang cerdas. Pemkot dapat membuat strategi pembiayaan pembangunan non-konvensional kerjasama dengan pihak swasta dalam pemenuhan infrastruktur transportasi. Misalnya seperti dalam kerjasama pembangunan jalan, pemerintah dapat memenuhi kebutuhan pembangunan dengan dana yang terbatas serta swasta dapat memilih lokasi iklan yang strategis serta lebih murah dalam biaya pemasangan iklannya. 
Yang penting adalah. . .
Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas karena pertumbuhan jalan yang tidak seimbang dengan jumlah kendaraan, Pemkot Surabaya harus segera melakukan reformasi transportasi dengan menggalakkan sistem manajemen transportasi publik, sesuai dengan UU Lalu Lintas 2009. Tidak hanya dari pendapatan daerah dari pungutan pajak kendaraan tetapi juga diimbangi dengan tersedianya transportasi publik yang baik, yakni nyaman, aman, dan tepat waktu dipastikan akan merangsang pengguna kendaraan pribadi beralih ke transportasi massal. Dan yang paling penting juga adalah Pemkot Surabaya harus memastikan pajak yang dihimpun benar-benar kembali ke rakyat. Karena rakyat telah mematuhi untuk membayar pajak, maka Pemkot Surabaya juga harus memaksakan diri untuk mengembalikan pajak itu kepada rakyat melalui program pembangunan. Pemkot Surabaya tidak hanya memikirkan peningkatan anggaran pendapatan, tetapi juga harus memperhatikan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai umpan balik dari pajak daerah yang mereka bayarkan.

Comments

  1. kenaikan pajak kendaraan seyogyanya bukan solusi utama, menekan jumlah kendaraan bermotor dan menyediakan alat transportasi daerah yang reliable sebagai sumber penghasilan lain bisa jadi solusi bijak...

    just two cents from a noob anyway... :)

    ReplyDelete
  2. ~salam kenal~
    Terimakasih saudara roovie...

    Solusi kenaikan pajak oleh pemkot dirasa cukup baik karena perkembangan peningkatan jumlah kendaraan bermotor dengan pembangunan infrastruktur kalah cepat. Adanya keterbatasan lahan kota untuk membangun ataupun melebarkan jalan juga menjadi masalah dalam penyediaan kebutuhan jalan tersebut.
    Untuk penyediaan transportasi yg reliable dan rekayasa transportasi memang menjadi kajian solusi dari pengurangan kendaraan. Pemkot perlu membuat transportasi massal yg nyaman, aman, tepat waktu, sehingga masyarakat dapat berpindah ke transportasi massal. masalahnya adalah dana yang ada terbatas, belum lagi masalah perkotaan yg lainnya di Surabaya, nah dalam hal ini Pemkot masih belum max dlm pengadaan transportasi massal trsbut. Oleh sebab itu perlu diimbangi dengan penekanan jumlah kendaraan bermotor dari pungutan pajak tersebut, Jika biaya pajak naik maka diprediksi akan ada penurunan angka pengguna kendaraan bermotor. Hal ini selain dapat mengurangi emisi gas mengurangi global warming, juga dapat mengirit anggaran biaya daerah, yang dapat digunakan untuk pembangunan lainnya. Hal ini juga dapat diterapkan di kota-kota lainnya.


    ^.^ Mari bersama membangun Indonesia

    ReplyDelete
  3. kenaikan pajak kendaraan bermotor memang salah satu solusi. tapi melihat paradigma berpikir masyarakat Indonesia masih berkutat dengan kendaraan pribadi. saya lebih setuju bila pemerintah membenahi fasilitas kendaraan umum/ transportasi massal untuk merubah paradigma masyarakat tentang penggunaan kendaraan untuk kegiatan sehari". tentunya ditunjang dengan pembiayaan melalui pajak kendaraan bermotor (salah satunya).

    ReplyDelete
  4. Gak baik kalo kota isinya jalan melulu,, makan biaya+makan lahan orang aja (padahal lahan itu strategis banget)...
    hahahahaha...

    Menekan jumlah produksi ato menekan jumlah kepemilikan kendaraan berdasarkan umur ato menekan kepemilikan kendaraan minimal 2 untuk tiap keluarga mungkin bisa dipikirkan. Dan juga perbaikan dan pengembangan fasilitas transportasi sampai perencanaan waktu tiap angkutan umum bisa juga...

    Tapi ya,, emboh lah,, pemerintah yo duwe karep. (katanya juga ada proyek Bantuan Akhir Tahun yg bikin emosi lah)))))))))))))))))

    ReplyDelete
  5. oh iya,,,
    meski menaikkan pajak, tapi yg kaya2 masih mampu membayar gimana haioooo.???
    Kan gak adil.
    Yg gak mampu membayar pajak kayak saya yg buat makan aja sulit gmn.???

    ReplyDelete
  6. kayaknya masalah jalan ini gak akan ada habisnya ya sist,, memang sudah saatnya pembangunan Indonesia diarahkan ke pembangunan rel, bukan pembangunan jalan yang digenjarkan. pembangunan rel bisa menarik masyarakat agar memanfaatkan public transport..

    seperti yang di negara-negara Korea dan Jepang, mereka menomorsatukan public transport untuk mengatasi kemacetan.

    ReplyDelete
  7. perlu dilakukan kajian mendalam lagi..apakah dengan kenaikan pajak kendaraan bermotor merupakan cara yang paling efektif jika ditinjai dari berbagai aspek demi pembangunan yang berkelanjutan yaitu dalam aspek ekonomi,lingkungan, dan sosial masyarakat...

    ReplyDelete
  8. terima kasih atas infonya...menanggapai tulisan Anda di atas...sebaiknya Anda juga melengkapi tulisan Anda dengan membandingkan konsep manajemen transportasi yang sudah berhasil di kota atau negara lain,,,,dan tentunya dari konsep yang telah berhasil tersebut Anda juga memberikan penjelasan mengenai kemungkinan penerapannya di wilayah studi yang Anda bahas....karena saya rasa penerapan pajak tersebut sampai saat ini belum memberikan jalan keluar yang signifikan mengingat penegakan hukum yang ada masih lemah serta kesadaran dari sumber daya manusianya pun juga memprihatinkan...cukup sekian tanggapan dari saya...^___^...

    ReplyDelete
  9. Solusi menaikkan pajak bagi kendaraan sepertinya hanya akan menekan masyarakat Indonesia,penyediaan transportasi umum memang slah 1 pndukung,,tapi belum bisa mencapai akar..

    Seharusnya penekanan justru diberikan kepada industri kndaraan pribadi asing.
    Mereka melihat Indonesia sebagai pangsa pasar yang besar.
    Mengingat masyarakat Indonesia bersifat konsumtif. maka kenaikn pajak kndaraan brmtor tidak mnghambat keinginan prusahaan kndraan tsb utk trus mnggempur pasar indonesia. Mreka akan mncari cra agar produk mrka tetap laku di Indonesia dgn hrga yg trjngkau.

    Dengan demikian, bsa dpastikn prtumbuhn kndraan tetap akn brtmbah.
    Sebaiknya dkeluarkn kebijakn utk mncegah tekanan industri kndraan asing.

    ReplyDelete
  10. all : terimaksih smuany...

    Dediarta : terimakasih atas pendapatnya, masukan yg sangat bagus skali...

    Pemerintah memang perlu merubah paradigma masyarakat untuk beralih ke transportasi massal, oleh krena itu diperlukan pembangunan moda massal yg efektif dan efisien shingga dpt mngurangi peningkatan jumlah kendaraan bermotor.tetapi yg perlu dipikirkan adalah pembngunan public transport ini akan memakan bnyak dana, sehingga yg perlu kita cari adalah sumber dana pembiyaan untuk merealisasikan public transport ini. makanya sya mngangkat tentang kenaikan pajak kndaraan sbg sumber pembiayaan pembngunan transportasi..
    selain itu ide untuk pembatasan impor industri kndaraan pribadi asing jg perlu diperhatikan, mnurut saya ide ini sangat efektif skali, dari dalam negri dibenahi, dari luar jg ditekan...shingga nantinya dapat mengurangi permaslahan2 di kota..
    terimakasih

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Preservasi Tugu Pahlawan

1.  SEJARAH Tugu pahlawan merupakan symbol kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Monumen ini berada di tengah-tengah kota, dan di dekat Kantor Gubernur Jawa Timur. Tugu Pahlawan merupakan salah satu ikon Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Di bawah tanah lahan Tugu Pahlawan ini terdapat sebuah museum untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang berjuang di Surabaya, di museum ini juga terdapat foto-foto dokumentasi pembangunan Tugu Pahlawan.

Monumen Tugu Pahlawan menjadi pusat perhatian setiap tanggal 10 November mengenang peristiwa pada tahun 1945 ketika banyak pahlawan yang gugur dalam perang kemerdekaan.Pada jaman Jepang, bangunan ini berfungsi menjadi Markas Polisi Militer (Kenpetai) dan sekarang sudah hancur. Di tugu ini berdiri bekas kantor milik pemerintahan Inggris yang tergabung dalam NICA.Kemudian kantor megah itu dihancurkan oleh arek-arek Suroboyo.Di atas lahan ini berdiri kokoh Tugu Pahlawan untuk memperingati peristiwa heroik 10 November 1945. Tugu Pahlawan ini diresmikan …

Pendahayagunaan Lahan Vertical Housing di Surabaya

Perkembangan yang terjadi di perkotaan turut diikuti dengan peningkatan jumlah penduduk. Di samping semakin meningkatnya jumlah penduduk, perkembangan yang terjadi di perkotaan juga menyebabkan keterbatasan lahan yang berpengaruh pada tingginya harga lahan. Tidak mudah untuk mencari hunian di Kota Surabaya, apalagi bagi mereka yang hidup pas-pasan. Harga lahan di Kota Surabaya sangat tinggi, apalagi di pusat kota. 
Lalu bagaimana dengan mereka yang tidak memiliki cukup anggaran? apakah solusi pemekaran kota di sekitar Surabaya menjadi pilihannya. Melonjaknya harga properti mengakibatkan orang-orang yang berpenghasilan rendah semakin terpinggirkan dari pusat Kota Surabaya.
Pola hunian seperti ini dapat mengakibatkan high cost economy, yang ironisnya ditanggung oleh mereka yang hanya punya uang ala kadarnya. Semakin jauh dari pusat kota, berarti semakin besar pula dana yang dikeluarkan untuk menjangkau kota tempat dimana mereka mencari rejeki.
Di tengah langkanya lahan kosong di Kota Surab…

Fondant Cake Birthday Yummy

hey hey... mau berbagi cerita aja sih...
Fondant Cake Birthday Yummy ini ditulis bukan untuk berbagi resep tapi berbagi inspirasi buat kalian-kalian yang mau nyobain bikin kue untuk pertama kalinya... buat surprise pacar misalnya.. hihihi
nah samaan nih aku baru kali pertama nyobain bikin kue sendiri.. alasannya sik lagi pengen berkreasi si.. nah kebetulan pacar si adek ultah... nah nawarin deh aku... mau dibikinin ga.. haha eh dia mau... yaudah de.. tanpa pengalaman apapun... nanya2 ke bunda gmn cara bikin kue.. searching2 mbah google gmn menghias kue.. sampe pada akhirnya aku putusin deh kue yang bakal aku buat adalah kue dengan hias fondant sesuai yg lagi ngetrend sekarang gitu...
pergilah kemudian aku ke toko kue, beli bahan segala macem buat kue yang bakal aku masak dengan tangan sendiri hihihi.. sempet dilema sih adduuu knp ga beli aja sih biar ga ribet.. eh tapi ya kapan berkreasinya dunk... nyampe rumah ambil kain trus ikat di kepala... *kemudian teriak* FIGHTING...! *dalam ha…